Mukadimah pertama

MUKADIMAH

Terdorong oleh keinsjafan bersandar atas kesadaran, bahwa kemerdekaan dan kedaultan jang telah kita tjapai ini hanja dapat bermanfaat bagi Nusa dan Bangsa, apabila kemerdekaan dan kedaulatan tadi dapat melaksanakan kesedjahteraan dan kemakmuran bagi rakjat dan Negara bahwa kesedjahteraan dan kemakmuran ini akan dapat tertjapai dengan djalan pembangunan masjarakat dan Negara lahir dan batin.

bahwa tiap2 Warga Negara berwadjib ikut serta dalam pembangunan tersebut.

bahwa hasrat untuk ikut membangun itu dapat dipupuk serta diaktiveer setjara praktis dan teratur, apabila di tiap2 daerah diadakan suatu himpunan pembangunan.

bahwa himpunan pembangunan ini hanja dapat berdjalan dengan seksama dan dapat diharapkan akan mentjapai hasil jang se-besar2nja dan sebaik – baiknja, apabila himpunan ini disandarkan atas dasar gotong – rojong dan kekeluargaan terlepas dari tiap 2 partai atau golongan egoisme, sehingga tiap – tiap anggauta merasa sebagai anggauta masjarakat bekerdja dengan tulus ichlas untuk kepentingan bersama, jalah untuk kepentingan – rakjat, masjarakat dan Negara.

bahwa kita merasa berwadjib pula untuk memfi’ilkan kewadjiban jang oleh sedjarah dibebankan sebagai tanggungan kita jalah pembangun daerah masjarakat Kerabat Mangkunagaran sebagai bagian dari masjarakat Kerabat Mangkunagaran sebagai bagian dari masjarakat Negara R.I., selaras dengan perubahan zaman dengan memakai pedoman hidup Negara jalah Pantjasila.

Maka berdasarkan atas hal2 tsb.diatas kita mendirikan suatu organisasi pembangunan dengan nama : Himpunan Kerabat Mangkunagaran, dengan memakai dasar-2 jang timbul dari dasar “Budi luhur”, suatu dasar jg didalam perkembangan sedjarah Mangkunagaran mendjadi dasar tabiat masjarakat Mangkunagaran.

ket : Anggaran Dasar pertama HKMN tahun 1950 diperbarui 1970

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.